Skip navigation

Setyoadi Purwanto

(Kak Adi Kitana)

 

Tepuk Anak Sholeh ***

Aku *** Anak Sholeh ***

Rajin sholat *** Rajin ngaji ***

Orang tua *** Dihormati ***

Cinta Islam *** Sampai matiĀ  !

Laa ilaha illallah Muhammadurrasulullah, Yes !

Siapa yang belum kenal tepuk ini? Bila anda suntuk di dunia pendidikan anak, TPA/TPQ/TK/RA/PAUD atau yang semisal dengan itu, mungkin anda tak lagi asing dengan tepuk di atas. Lahirnya Tepuk Anak Sholeh ini terinspirasi berbagai permainan tepuk yang telah dikembangkan lebih dulu pada kegiatan kepramukaan. Menurut penciptanya, Kak Adi Kitana, tepuk ini diciptakannya pada pertengahan tahun 1993 dan mulai disosialisasikan pada kegiatan-kegiatan pelatihan guru/ustadz akhir 1993. Selanjutnya ia membagi aneka permainan tepuk edukatif menjadi 5 tipe: 1) Tepuk Ikrar, 2) Tepuk Tanya Jawab, 3) Tepuk Gabungan, 4)Tepuk Berlagu, dan 5) Tepuk Simbolik.

Selain menyenangkan, permainan tepuk dalam dunia pendidikan anak-anak memiliki banyak manfaat lainnya. Permainan yang mudah, murah dan meriah ini dapat digunakan sebagai pemecah kebekuan suasana, menyatukan perhatian anak, membangun konsentrasi, meningkatkan kualitas kesehatan, meningkatkan keterampikan motorik serta kognitif (kecerdasan) anak.

Suasana belajar yang kaku dan menegangkan seketika cair dengan berbagai permainan tepuk edukatif. Anak-anak yang bengong, melamun, asyik dengan dunianya sendiri, ataupun mengobrol, dengan mudah dapat disatukan perhatiannya serta menjadi lebih focus konsentrasinya dengan permainan tepuk. Bahkan suasana yang gaduh nyaris tak terkendali bisa ditenangkan kembali dengan permainan ringan ini.

Studi pertama kali mengenai manfaat lagu yang dinyanyikan sambil bertepuk tangan, menyimpulkan bahwa manfaat dari tepuk tangan akan sangat baik dalam melaitih gerakkan otot dan syaraf anak-anak yang dilakukan dengan gembira dan riang. Aktivitas tepuk selanjutnya akan selalu mempengaruhi hormon kecerdasan di otak. Diungkapkan kegiatan tepuk tangan dapat melatih otak dan mempengaruhi perkembangan daerah otak yang lainnya.

Ditemukan bahwa anak-anak kelas satu, dua dan tiga sekolah dasar yang menyanyikan lagu sambil bertepuk tangan menunjukkan kemampuan yang lebih dibandingkan dengan anak-anak yang menyanyi tanpa kegiatan bertepuk tangan dengan riang. Tepuk tangan dapat pula membantu melatih keterampilan motorik anak sehingga dapat menghasilkan tulisan tangan yang rapi, menulis dengan lebih baik serta sedikit membuat kesalahan ejaan.

Manfaat lainnya adalah anak-anak diajarkan melatih integritas sosialnya dengan teman-teman yang lain, sehingga kemampuan sosialisasinya lebih baik. Hal ini untuk melihat apakah anak-anak merasa terhibur dan terpesona dalam menyanyikan lagu sambil bertepuk tangan. Kegiatan ini ternyata menjadi salah satu hiburan bagi anak-anak.

Jika diamati, maka kegiatan ini sangat berfungsi sebagai acuan untuk mengembangkan dan meningkatkan kebutuhan emosional, fisiologis, sosiologis dan kognitif anak-anak hingga ke tahap pertumbuhan berikutnya.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.